Tarrare: Manusia Tanpa Kenyang yang Ditakuti Dokter dan Tentara
Pada akhir abad ke-18, dunia kedokteran Prancis diguncang oleh satu nama yang tak terlupakan: Tarrare, seorang pria dari Lyon yang dikenal karena satu hal—rasa lapar yang tak pernah padam. Ia bukan sekadar rakus. Ia adalah misteri medis yang membuat dokter bingung, tentara kewalahan, dan sejarah tercengang.
Tarrare lahir sekitar tahun 1772 di Lyon, Prancis. Sejak remaja, ia menunjukkan kemampuan makan yang luar biasa. Ia bisa menghabiskan satu ekor sapi dalam sehari, namun tetap mengeluh lapar. Keluarganya tak sanggup menanggung kebutuhannya, dan ia pun diusir dari rumah. Ia hidup sebagai penghibur jalanan, memamerkan kemampuannya menelan batu, belut hidup-hidup, bahkan keranjang apel tanpa dikunyah.
Tubuh Tarrare sangat kurus, namun perutnya bisa membesar seperti balon setelah makan. Ia berkeringat berlebihan, mengeluarkan bau busuk, dan suhu tubuhnya tinggi. Dokter militer yang menelitinya, Pierre-François Percy, mencatat bahwa Tarrare bisa makan 4 kali jatah tentara biasa, namun tetap lemas dan kelaparan.
Percy mencoba berbagai eksperimen, termasuk memberi Tarrare binatang hidup, organ mentah, dan bahkan ular. Semua dilahap tanpa ragu. Ia bahkan pernah menelan dokumen rahasia dalam misi sebagai mata-mata Prancis, dengan harapan isi surat itu bisa ditemukan dalam kotorannya di wilayah musuh.
Setelah gagal dalam misi mata-mata, Tarrare kembali ke rumah sakit militer. Di sinilah sisi tergelapnya muncul. Ia mulai mencuri mayat dari kamar jenazah, dan bahkan dicurigai mencoba memakan bayi yang hilang dari bangsal rumah sakit. Meski tak pernah terbukti, dokter langsung mengusirnya dari fasilitas medis.
Hingga kini, tak ada diagnosis pasti atas kondisi Tarrare. Beberapa teori menyebutkan hipertiroidisme, gangguan metabolisme ekstrem, atau kerusakan hipotalamus. Namun tak satu pun menjelaskan bagaimana ia bisa makan begitu banyak tanpa gemuk, dan tetap hidup selama bertahun-tahun.
Tarrare meninggal pada tahun 1798, usia sekitar 26 tahun. Otopsi menunjukkan tubuhnya penuh luka, usus membesar, dan kerusakan organ parah. Bahkan setelah mati, tubuhnya tetap mengeluarkan bau busuk yang tak tertahankan.
Kenapa kisah Tarrare penting? Karena ia bukan hanya legenda urban, tapi kasus medis nyata yang tercatat dalam jurnal ilmiah. Ia menantang batas pemahaman kita tentang tubuh manusia, dan menjadi simbol ekstrem dari gangguan makan yang belum terpecahkan.
Tarrare bukan monster. Ia adalah misteri.